Posted by: endonesiabebas | February 13, 2009

Pilih aman dan benar untuk penggunaan plastik

Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut.

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, peralatan rumah tangga, TV, kulkas, pipa paralon, plastik laminating, compact disk, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu bisa dipastikan kita pernah pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A.

Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol-A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol-A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.

Plastik banyak dipakai karena murah, ringan dan tahan lama. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik yang aman untuk kita pakai.

SIMBOL PADA PLASTIK

Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?

  • PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Botol-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret
  • HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti PETE#1 atau PET, HDPE#2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.
  • PVC atau V (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.
  • LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.
  • PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.
  • PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.
  • Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu, kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, Kesehatan keluarga lebih berharga dibandingkan harga yang dibayarkan.

Apakah Bisphenol-A?

Bisphenol-A atau BPA adalah unsur kimia dasar yang digunakan untuk memproduksi plastik berbahan polycarbonat.

Mengapa orang memakai polycarbonat?

  1. Tidak mudah pecah
  2. Tahan panas
  3. Transparan
  4. Lebih ringan daripada gelas

Dimana banyak ditemukan BPA ?

  1. Bahan baku kemasan makanan & minuman : botol bayi, bahan pelapis metal seperti kaleng makanan, tutup botol.
  2. Peralatan rumah tangga, seperti: TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin dan pestisida.

Bagaimana cara BPA masuk ke dalam tubuh manusia ?

  1. Kontaminasi melalui kemasan makanan kaleng dan produk rumah tangga yang mengandung polycarbonat seperti tempat makan plastik, botol minuman dan botol bayi.
  2. Kontaminasi Bisphenol-A tergantung pada temperatur botol atau cairan di dalam botol .

Efek samping Bisphenol-A :

  1. Kanker payudara.
  2. Kanker prostat.
  3. Gangguan ginjal.
  4. Merusak sel telur dan kromosom.
  5. Mengganggu kualitas hormon testosteron.
  6. Mengganggu produksi sperma.
  7. Hiperaktif.
  8. Obesitas karena meningkatkan produksi sel lemak.
  9. Resisten terhadap insulin. Gangguan hati.

Pilih yang aman dan benar untuk buah hati. Gunakan produk dari bahan Polypropylene yang sangat aman, tidak mengganggu perkembangan dan kesehatan buah hati, tidak mengandung Bisphenol-A.

Artikel ini dikutip dari email : bahrudin_erwin@yahoo.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: