Posted by: endonesiabebas | October 15, 2009

Ide | Hayalan: Listrik Tenaga Sirkulasi Air

Beberapa hari yang lalu saya jalan-jalan dengan anak saya di perumahan dimana saya tinggal. Tanpa sengaja saya melihat salah satu rumah yang memiliki penampungan air cukup besar yang saat itu tumpah karena sepertinya otomatisnya rusak. Saat itu yang menjadi daya tarik saya adalah bunyi suara air yang jatuh dan berbenturan dengan lantai cukup keras sekali, berarti air yang jatuh dengan jumlah tertentu dengan ketinggian tertentu memiliki tenaga grafitasi yang cukup menciptakan suara benturan.

Saya berpikir kok sepertinya ada unsur mubajir (terbuang sia-sia) atas tenaga grafitasi itu. Andaikan nilai dari tenaga grafitasi itu dimanfaatkan untuk menggerakkan kincir, dan lalu kincir itu menggerakkan turbin dan turbin menghasilkan tenaga listrik, alangkah bermanfaatnya.

Ah..hayalan saya tadi itu sedikit saya gambarkan seperti gambar di bawah ini:

Saya bukanlah ahli Fisika yang dapat menghitung berapa volume air yang diperlukan, dan dengan ketinggian berapa meter air harus dijatuhkan sehingga menghasilkan kecepatan dan percepatan yang menghasilkan tenaga dorong yang dapat menggerakkan roda kincir, dan kincir menggerakkan turbin. Namun saya hanya yakin saja, kalau semua ini jika diperhitungkan secara cermat akan menghasilkan tenaga listrik.

Andaikan suatu gedung sekolah memiliki sumber tenaga listrik sendiri dari sirkulasi penampunagn air, pastinya akan dapat menghemat biaya listrik, dan PLN pun juga tidak akan krisis listrik, sebab sebagian gedung sudah dapat mandiri listrik.

Hayalan saya ini pastinya bukanlah sesuatu yang baru, sebab banyak sudah listrik dihasilkan dari bantuan kincir air yang digerkkan oleh air, namun sebagian besar semua itu dilakukan di sungai. Saya pribadi belum melihat hal ini dilakukan diperkotaan, andaikan sudah ada dan ada yang tahu mohon kabari saya, dan semoga juga ada yang sudah atau sedang membuat seperti hal ini.

Bagi yang suka fisika, mangga dibuka tanggapannya. Terimakasih


Responses

  1. Menurut saya untuk applikasi di perumahan/perkotaan hal ini sulit bahkan tidak bisa dilakukan.

    Kita menempatkan air di ketinggian tertentu sehingga memiliki energi potensial yg kemudian bisa diubah lagi menjadi energi kinetik yg bisa menggerakkan turbin. Energi memang tidak bisa hilang tapi hanya bisa diubah dari bentuk satu kebentuk yg lain (hukum kekekalan energi).

    Untuk menempatkan air di satu ketinggian tertentu kita perlu lagi energi/daya yg lebih besar karena tidak 100% energi yg diberikan berubah menjadi energi potensial. Effisiensinya nggak 100%. Alhasil energi kinetik yg didapat pun adalah lebih kecil dari yg diberikan.

    Kecuali kalo air itu sudah ada energi potensialnya seperti sungai yg mengalir dari tempat yg tinggi ketempat yg rendah, atau air terjun dari bendungan yg disalurkan pakai saluran/pipa tertentu untuk menggerakkan turbin listrik dll. Dalam hal ini kita tidak perlu/sedikit mengeluarkan biaya untuk mendapatkan energi potensial air.

    Rawaluddin@gmail [rawaluddin@gmail.com]

  2. Terimakasih Mas Rawaluddin atas tanggapannya ,

    Saya juga berpikir demikian awalnya, namun setelah saya melihat gambar dibawah ini dan saya coba mengingat yang pernah saya lihat baik di TV maupun saya lihat langsung kok saya jadi tambah kepikiran pasti bisa .

    Betul juga Mas, tapi kalau andaikan air yang dijatuhkan dari Tanki dengan ketinggian tertentu, dengan menggunakan daya semprot yang cukup tinggi, apakah bisa menciptakan energi potensial air yang lebih besar dibanding jumlah air yang dikelaurkan. Sebab saya jadi ingat kalau sedang mencuci motor di tempat cucian motor yang memiliki alat kompresor.

    Dengan jumlah air yang sedikit (di gentong), lalu air itu diberi tekanan, dapat merontokkan karak tanah dibawah spakbor.

    Nah..dengan logika ini apakah bisa Mas Rawaluddin.

  3. Kepada
    Sdr. Purwaning Baskoro

    senang sekali rasanya membaca email anda,
    sedikit pengalaman … ingin saya sharing kepada anda.
    suatu saat pekerja kebun mengundang saya untuk datang ke pernikahannya,
    di-desa-nya tersebut ada sekelompok masyarakat yg terisolir, kira2 sejumlah 40 KK,
    tepatnya di Desa Sinarjaya Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor (Jonggol 2),
    seluruh masyarakatnya tidak pernah berlangganan air dan listrik … karena air sangat melimpah, sehingga mereka memanfaatkan tenaga air itu untuk pembangkit tenaga listrik.
    sehingga tiap hari listriknya selalu menyala tanpa harus membayar dan terkenan denda … hanya saja pembangkit tenaga listriknya sangat sederhana, dengan modal Rp.1,5jt dan biaya perawatan Rp.50.000,-/tahun mereka bisa menggunakan listrik selama 3 s/d 5 tahun
    skarang skitar desa itu menjadi hiruk pikuk dengan datangnya spekulan2 tanah karena desa tersebut dilalui jalan untuk akses ke Taman Bunga Puncak.
    sekali-kali cobalah berjalan-jalan kesana, mungkin akan timbul ide untuk memajukan desa-desa disana.

    Salam,
    Tri Awan

    Tri Awan [trisakti_awan@yahoo.com]

  4. Subhannallah senang juga mendengarnya.

    Andaikaan semua itu lebih dikelola dengan baik saya yakin kebutuhan listrik masyarakat akan lebih terpenuhi dengan biaya lebih murah.

  5. Pak Baskoro, maksud saya sulit dilakukan itu bukan teknisnya tapi hitung2an secara ekonominya itu tidak menguntungkan sehingga sulit bahkan tidak bisa kita lakukan (nggak ada kan yg mau rugi…he… he..). Secara teknis bisa dilakukan, kita pompa air ke tempat penampungan di atas rumah kemudian air dari penampungan dialirkan kebawah dan menggerakkan (micro) turbin sehingga menghasilkan listrik. Tapi secara ekonomis sulit dilakukan karena tidak menguntungkan. Karena untuk memompa, diperlukan energi (kwh listrik/uang) yg bila dibandingkan dengan hasil listrik/kwh dari turbin yang dihasilkan tidak akan sebanding. Total energi yg diperlukan akan lebih besar (karena ada effisiensi pompa , friksi2 dalam pipa dll) dari energi yg dihasilkan.

    Untuk gambar dibawah, itu sangat bisa dilakukan baik teknis maupun ekonominya akan menguntungkan. Kenapa ? karena kita tidak mengeluarkan biaya untuk meningkatkan energi potensial air tsb. Saya pun mau kalo ada lokasinya… .he…he. ..

    Daya semprot yg tinggi cuma kalo luas area flownya kecil (dg catatan volumetric flownya tetap). Jadi disini cuma perbedaan luar penampang flownya aja, tapi energinya ya sama aja nggak akan bisa dinaikkan. Secara teknis mungkin tapi hitung2an ekonominya nggak menguntungkan, karena kita memerlukan energi yg lebih besar dari pada yg dihasilkan kecuali kalo energi yg diperlukan itu sudah ada dari sananya seperti gambar sungai dibawah.

    Wassalam,

    RA

  6. apakah mungkin kalo listrik yang diperlukan untuk pompa air diambil dari hasil microturbin?

    "titus ramadhani" tb_trexx@yahoo.co.id


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: